Bandar Lampung, harianswaranasional.com – Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti Ruang Auditorium Kantor BPK Perwakilan Lampung pada Kamis (6/3/2025).
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, hadir dalam acara serah terima jabatan Kepala BPK Perwakilan Lampung, menandai babak baru dalam sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas keuangan negara.
Acara tersebut menjadi momentum penting, dengan pergantian kepemimpinan dari Masmudi kepada Nugroho Heru Wibowo. Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota V BPK RI H. Bobby Adhityo Rizaldi, Dirjen Pemeriksa Keuangan Negara V Widhi Widayat, serta Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi kepada Masmudi atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat. Beliau juga mengucapkan selamat datang kepada Nugroho Heru Wibowo, seraya menekankan pentingnya kelanjutan sinergi yang telah terjalin baik selama ini.
“Hari ini, kita menyaksikan pergantian kepemimpinan di BPK Perwakilan Lampung. Kepada Bapak Masmudi, saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya. Kepada Bapak Nugroho Heru Wibowo, selamat bertugas. Kami yakin, di bawah kepemimpinan Bapak, sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPK akan semakin kuat,” ujar Gubernur Mirza dengan penuh harap.
Gubernur Mirza kemudian mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Lampung. Beliau menekankan pentingnya gotong royong dalam mewujudkan visi pembangunan Lampung 2025-2030, “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”.
“Visi ini tidak dapat kita capai sendiri, Kita membutuhkan dukungan dan kontribusi dari semua pihak. Mari kita bergotong royong, bahu membahu, untuk mewujudkan Lampung yang lebih maju,” ajak Gubernur Mirza.
Visi tersebut dijabarkan dalam tiga misi utama, yaitu:
* Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.
* Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
* Meningkatkan kehidupan masyarakat beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.
Dalam konteks tata kelola keuangan, Gubernur Mirza menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Beliau optimis, dengan sinergi yang kuat dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, Provinsi Lampung dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
“Provinsi Lampung telah meraih WTP sebanyak 10 kali berturut-turut. Ini adalah prestasi yang membanggakan. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Kita harus terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” tegas Gubernur Mirza.
Beliau pun menargetkan, pada tahun 2025, Provinsi Lampung dapat kembali meraih opini WTP yang ke-11 kalinya secara berturut-turut.
“Kami berharap, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024 akan kembali mendapatkan opini WTP. Ini adalah target yang realistis, dan kami yakin dapat mencapainya dengan kerja keras dan sinergi yang kuat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan harapannya agar BPK Perwakilan Lampung dapat terus memberikan rekomendasi dan saran yang membangun bagi Pemerintah Provinsi Lampung.
“Kami mengharapkan dukungan dan bimbingan dari BPK Perwakilan Lampung dalam upaya kami untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah,” pungkasnya.
Acara serah terima jabatan ini menjadi momentum penting bagi Provinsi Lampung untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPK, serta untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, Provinsi Lampung optimis dapat mencapai target-target pembangunan dan mempertahankan prestasi opini WTP dari BPK.